Rekonstruksi Identitas Sosial Tunanetra: Studi Kasus Pelatihan Vokasional dalam Eksternalisasi, Objektivasi, dan Internalisasi di Sentra Wyata Guna Bandung

Authors

Keywords:

Disabilitas Netra, Identitas Profesional, Konstruksi Sosial, Pelatihan Vokasional

Abstract

Kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini bertujuan untuk menganalisis proses konstruksi sosial dalam pelatihan vokasi Massage dan Shiatsu di Sentra Wyata Guna Bandung dalam mentransformasi identitas penyandang disabilitas netra. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap Penerima Manfaat (PM), instruktur, serta pekerja sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan vokasional berfungsi sebagai sarana eksternalisasi potensi diri yang mengubah peran pasif PM menjadi kontributor aktif. Mekanisme objektivasi terjadi melalui sertifikasi dan standarisasi layanan yang membentuk label "Terapis Profesional", sehingga mampu memproteksi PM dari stigma sosial. Kesimpulannya, dialektika antara keterampilan teknis dan pendampingan psikososial berhasil menginternalisasi identitas baru yang mengikis sick role menjadi identitas mandiri. Meskipun demikian, tingkat ketunanetraan dan kesiapan mental menjadi faktor determinan dalam kecepatan transisi identitas tersebut. Rekomendasi kegiatan ini menekankan pentingnya penguatan soft skill dan perluasan kemitraan industri untuk menjamin keberlanjutan eksistensi profesional PM di masyarakat.

Downloads

Published

29-06-2026

Issue

Section

Praktikum Sosiologi

How to Cite

Rekonstruksi Identitas Sosial Tunanetra: Studi Kasus Pelatihan Vokasional dalam Eksternalisasi, Objektivasi, dan Internalisasi di Sentra Wyata Guna Bandung. (2026). Prosiding Seri Praktikum Ilmu-Ilmu Sosial-Politik, 3, 507-518. https://fisip.uinsgd.ac.id/conferences/index.php/pspisip/article/view/977