Strategi Pemberdayaan dan Tantangan dalam Pendirian Café Berbasis Disabilitas: Café More Wyata Guna Bandung
Keywords:
Pemberdayaan DisabilitasAbstract
Penelitian ini menganalisis strategi pemberdayaan dan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan pemberdayaan Café More sebagai ruang kerja bagi penyandang disabilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif dengan observasi serta wawancara langsung kepada pihak terkait. Café More merupakan unit usaha yang dikelola oleh Sentra Wyata Guna untuk memberikan pelatihan kerja dan kesempatan bagi penyandang disabilitas netra. Strategi pemberdayaan yang diterapkan begitu terstruktur mulai dari pelatihan konvesional, identifikasi kemampuan, penempatan sesuai dengan kompetensi, Praktek Belajar Kerja, hingga magang dan pemberian bantuan keberlanjutan. Selain pelatihan kerja, pemberdayaan yang diberikan Wyata Guna juga berupa pembinaan psikologis dan sosial untuk membangun kepercayaan diri dan kemandirian. Tantangan yang dihadapi Wyata Guna merupakan dari aspek sumber daya pelatih yang harus beradaptasi dengan metode pengajaran, minimnya eksposur media, serta keberlanjutan pendanaan operasional jangka panjang. Café More ini berhasil menjadi wadah untuk pemberdayaan bagi penyandang disabilitas mendapat kesempatan kerja serta merubah persepsi masyarakat terhadap kemampuan mereka.

