Program Pelatihan Menjahit Sebagai Strategi Peningkatan Kemandirian Ekonomi di Rusunawa Rancaekek
Keywords:
Pemberdayaan Perempuan, Pelatihan Menjahit, Kemandirian Ekonomi.Abstract
Pelatihan menjahit yang diselenggarakan di Rusunawa Rancaekek, Kabupaten Bandung, ditujukan untuk memberdayakan ibu rumah tangga dari kalangan ekonomi lemah yang mengalami keterbatasan dalam mengakses pelatihan keterampilan maupun peluang usaha. Selama kurun waktu tiga bulan, sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan yang meliputi penguasaan teknik dasar menjahit, pembuatan produk sederhana seperti tas kain (tote bag) dan kerudung, serta pelatihan kewirausahaan dan pemasaran secara digital. Dari jumlah tersebut, 17 orang berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan dan mulai memasarkan produk-produk mereka baik secara lokal maupun melalui platform media sosial. Program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis peserta, tetapi juga mendorong terbentuknya kelompok usaha berbasis komunitas, mempererat jaringan sosial, dan membangun habitus baru yang lebih produktif di antara para ibu rumah tangga. Pendekatan yang berbasis pada komunitas ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kemandirian ekonomi perempuan di kawasan hunian vertikal, serta selaras dengan teori modal sosial dan habitus yang dikemukakan oleh Pierre Bourdieu.

