Program Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Tatarias di Kelurahan Antapani Kidul, Kota Bandung

Authors

  • Femila Nuraeni Septiyani UIN Sunan Gunung Djati Bandung Author
  • Endah Ratna Sonya UIN Sunan Gunung Djati Bandung Author

Keywords:

Pemberdayaan, Perempuan, Pelatihan Tatarias, Struktural Fungsionalisme

Abstract

Kegiatan pemberdayaan perempuan melalui pelatihan tatarias di RW 15 Kelurahan Antapani Kidul, Kota Bandung, bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kepercayaan diri, dan kemandirian ekonomi perempuan, khususnya ibu rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologis berbasis teori struktural fungsional Talcott Parsons. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Pelatihan yang dilaksanakan secara rutin dua bulan sekali ini mencakup materi teori dan praktik rias pengantin, melibatkan peserta dari berbagai kalangan usia dan latar belakang sosial ekonomi. Hasilnya menunjukkan peningkatan partisipasi aktif, semangat belajar, serta munculnya inisiatif usaha rias oleh beberapa peserta. Selain meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan ini juga mempererat hubungan sosial, memperluas jejaring komunitas, dan memberi dampak positif terhadap kesehatan mental peserta. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan fasilitas, rasa percaya diri, dan waktu luang, semangat kolaboratif antar peserta serta dukungan komunitas menjadi solusi efektif untuk mengatasinya. Kesimpulannya, pelatihan tatarias tidak hanya memperkuat peran sosial dan ekonomi perempuan, tetapi juga membentuk struktur sosial yang lebih inklusif, adaptif, dan berdaya di lingkungan RW 15 melalui pendekatan berbasis partisipasi dan pemberdayaan kolektif yang berkelanjutan.

Downloads

Published

31-12-2025

How to Cite

Program Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Tatarias di Kelurahan Antapani Kidul, Kota Bandung. (2025). Prosiding Seri Praktikum Ilmu-Ilmu Sosial-Politik, 2(2), 52-59. https://fisip.uinsgd.ac.id/conferences/index.php/pspisip/article/view/500