Pemberdayaan Masyarakat Rentan Sosial-Ekonomi melalui Program Pelatihan Keterampilan Inkubator Pemberdaya di Dinas Sosial Kota Bandung
Keywords:
Dinas sosial, inkubator pemberdaya, pelatihan keterampilan, pemberdayaan sosialAbstract
Program pelatihan keterampilan merupakan salah satu bentuk upaya pemberdayaan sosial yang dilakukan oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat rentan sosial-ekonomi. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan program pelatihan keterampilan Inkubator Pemberdaya yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah Praktik Profesi Sosiologi dengan pendekatan kualitatif, melalui wawancara, observasi non-partisipan, dan studi dokumen. Lokasi praktik dilaksanakan di Dinas Sosial Kota Bandung, khususnya pada Bidang Pemberdayaan dan Tim Pendampingan dan Pemberdayaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program Inkubator Pemberdaya dirancang melalui tahapan perencanaan yang sistematis, dilaksanakan melalui pelatihan keterampilan berbasis praktik dengan dukungan instruktur dan mitra Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), serta dilengkapi dengan pendampingan dan monitoring pascapelatihan. Program ini ditujukan bagi masyarakat Kota Bandung yang termasuk dalam kelompok rentan sosial-ekonomi dan terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Secara teoretis, praktik pemberdayaan dalam program ini dapat dipahami melalui lensa teori strukturasi Anthony Giddens yang menyoroti hubungan antara agensi peserta dan struktur sosial, serta teori modal Pierre Bourdieu yang menjelaskan akumulasi modal ekonomi, budaya, dan sosial sebagai kunci perubahan posisi sosial. Secara umum, program Inkubator Pemberdaya memberikan gambaran mengenai praktik pemberdayaan sosial melalui pelatihan keterampilan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat.
