Rasionalisasi Birokrasi atau Ilusi Digital? Analisis Weber terhadap Aplikasi DIBEDASKEUN
Keywords:
Digitalisasi, Layanan publik, WeberAbstract
Artikel ini mengkaji implementasi aplikasi DIBEDASKEUN dalam transformasi layanan publik di
Kabupaten Bandung melalui lensa teori birokrasi Weber. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan
teknik observasi partisipatif dan wawancara selama masa Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Dinas Sosial
Kabupaten Bandung, studi ini membedah sejauh mana digitalisasi mampu menginternalisasi prinsip
birokrasi rasional. Temuan lapangan mengonfirmasi bahwa DIBEDASKEUN telah meningkatkan
efisiensi dan transparansi, salah satunya pada standardisasi pengajuan SKTM RS serta pendataan PPKS.
Meski elemen formalisasi dan hierarki administratif kian menguat, efektivitas sistem masih terhambat
oleh disparitas kompetensi sumber daya manusia dan adanya ruang subjektivitas dalam fase verifikasi
data. Studi ini menyimpulkan bahwa digitalisasi layanan di Dinas Sosial Kabupaten Bandung masih
bersifat parsial dan belum mencapai idealitas birokrasi rasional, sehingga memerlukan akselerasi
kapasitas aparatur serta pembenahan sistemik secara berkelanjutan.
