Analisis Sosiologis Stunting Berbasis Lingkungan di Kelurahan Kebonwaru
Keywords:
Stunting, Lingkungan Sosial, Pemberdayaan Masyarakat.Abstract
Kegiatan praktik kerja lapangan ini dilaksanakan di Kelurahan Kebonwaru dengan tujuan menganalisis kondisi lingkungan sosial dan fisik yang berkaitan dengan risiko Stunting, peran orang tua dalam memanfaatkan layanan kesehatan, serta upaya Puskesmas dalam pencegahan dan penanganannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, interaksi langsung dengan informan kunci, dan studi dokumentasi selama pelaksanaan praktik. Hasil menunjukkan bahwa kondisi lingkungan yang kurang bersih serta kedekatan dengan aktivitas industri berpotensi meningkatkan risiko stunting, sementara peran orang tua dalam pemanfaatan layanan kesehatan seperti pemeriksaan anak dan imunisasi masih belum optimal. Di sisi lain, puskesmas telah melakukan berbagai upaya promotif dan preventif melalui kegiatan posyandu dan penyuluhan kesehatan, namun efektivitasnya bergantung pada partisipasi masyarakat. Berdasarkan perspektif Structural Functionalism, permasalahan stunting mencerminkan belum optimalnya fungsi beberapa elemen dalam sistem sosial, sehingga diperlukan pendekatan terpadu yang tidak hanya bersifat medis, tetapi juga sosial melalui peningkatan kesadaran dan pemberdayaan masyarakat.
