Konstruksi Sosial Citra Lembaga Legislatif Melalui Media Digital Studi Sosiologi di Fraksi PKS Jawa Barat
Keywords:
konstruksi sosial , badan legislatif , media digital , dan komunikasi politikAbstract
Perkembangan media digital telah memengaruhi komunikasi politik di Indonesia, termasuk pembentukan badan legislatif di ruang publik. Media bukan hanya tempat penyebaran informasi, tetapi juga berfungsi sebagai platform interaksi sosial yang merusak persepsi publik dan kepercayaan terhadap lembaga politik. Tujuan tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana konstruksi sosial lembaga legislatif terbentuk melalui media digital, khususnya di Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konstruksi sosial lembaga legislatif terbentuk melalui media digital, khususnya di Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Jawa Barat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa produksi konten media digital, seperti pendidikan ke bencanaan, transparansi APBD dan APBDes, dokumentasi organisasi pendidikan, dan podcast tentang kepercayaan publik, penting dalam menciptakan representasi legislatif yang responsif, edukatif, dan transparan. Produksi konten media digital, seperti pendidikan kebencanaan, transparansi APBD dan APBDes, dokumentasi kegiatan, dan podcast tentang kepercayaan publik, penting dalam menciptakan media yang responsif dan edukatif. Representasi legislatif yang transparan. Media berperan sebagai saluran komunikasi yang memfasilitasi pengembangan kesadaran sosial mengenai peran dan fungsi badan legislatif dalam masyarakat. Pembentukan badan legislatif di era digital merupakan hasil interaksi antara strategi komunikasi kelembagaan dan tanggung jawab publik di media sosial.
