Partisipasi Warga Binaan Perempuan dalam Program Bimbingan Pembinaan Kemandirian dan Kepribadian di Lapas Perempuan Kelas IIA Sukamiskin
Keywords:
Warga Binaan Perempuan, Program pembinaan, Lapas Perempuan, PemberdayaanAbstract
Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan kegiatan akademik yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami kondisi nyata di lapangkan. Kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini dilaksanakan di Lapas Perempuan Kelas IIA Sukamiskin Bandung dengan fokus pada program pembinaan bagi Warga Binaan Perempuan (WBP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program pembinaan kemandirian dan pembinaan kepribadian, faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi Warga Binaan Perempuan (WBP) dalam mengikuti program pembinaan, serta peran petugas pemasyarakatan dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan Warga Binaan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Sukamiskin Bandung telah berjalan dengan cukup baik dan terstruktur, meliputi pembinaan kemandirian seperti menjahit, merajut, memasak, jasa salon, dan berkebun, serta pembinaan kepribadian seperti, pengajian, membaca AlQur’an, olahraga, gotong royong, serta bimbingan konseling. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, memperbaiki kepribadian, serta mempersiapkan warga binaan, agar dapat kembali beradaptasi dengan kehidupan sosial di masyarakat. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala yang dapat mempengaruhi tingkat partisipasi warga binaan, seperti rendahnya motivasi, kondisi psikologis, latar belakang pendidikan, serta kurangnya kesadaran mengenai pentingnya program pembinaan. Oleh karena itu, peran petugas pemasyarakatan sangat penting sebagai pembimbing, fasilitator, dan motivator untuk meningkatkan keterlibatan warga binaan dalam setiap kegiatan pembinaan.
