
Bandung (26/01/2026) — Program Studi Ilmu Politik melakukan Asesmen Lapangan yang diselenggarakan pada hari Senin 26 Januari Tahun 2026 yang bertempat di Aula Utama Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Pembukaan acara disambut hangat oleh Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M. Ag. Selain itu, sambutan oleh tim asesor juga mengiringi pembukaan acara ini, adapun Tim Asesor 1 yaitu Dr. Denok Kurniasih, M. Si. Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) dan Tim Asesor 2 yaitu Dr. Dewi Erowati, S. Sos., M. Si. Universitas Diponegoro (UNDIP).
Adapun pelaksanaan asesmen lapangan ini menjadi sarana evaluasi secara menyeluruh atas kinerja dan capaian Program Studi Ilmu Politik selama periode penilaian. Selain itu, asesmen lapangan ini sebagai bentuk dari pertanggungjawaban akademik, dan asesmen ini juga menjadi momentum refleksi dan penguatan strategi pengembangan program studi agar semakin adaptif, berkualitas, dan berdaya saing dalam mewujudkan akreditasi unggul.
Tim Asesor berperan sebagai pihak independen yang melakukan penilaian objektif secara menyeluruh terhadap mutu penyelenggaraan Program Studi Ilmu Politik melalui verifikasi data, klarifikasi dokumen, serta peninjauan langsung kondisi di lapangan. Kehadiran Dr. Denok Kurniasih dan Dr. Dewi Erowati bertujuan untuk memastikan kesesuaian pelaksanaan tridharma perguruan tinggi dengan standar akreditasi, sekaligus memberikan masukan dan rekomendasi strategis sebagai dasar evaluasi dan peningkatan mutu berkelanjutan menuju akreditasi yang lebih unggul.

Melalui asesmen lapangan ini, Program Studi Ilmu Politik berharap dapat menunjukkan kesiapan institusi sekaligus memperoleh strategis dari tim asesor sebagai dasar peningkatan kualitas berkelanjutan.
Tak hanya itu, besar harapan mahasiswa/i Program Studi Ilmu Politik untuk dapat meraih akreditasi unggul sehingga mampu meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja. Dengan kualitas program studi yang semakin baik, mahasiswa optimis akan memperoleh peluang yang lebih luas dalam mengakses lapangan pekerjaan, serta terbukanya kesempatan mendapatkan beasiswa dan program magang yang dapat menunjang pengembangan kompetensi dan pengalaman profesional sejak awal.
Harapan dari para alumni pun tak kalah antusias, mereka berharap agar Program Studi Ilmu Politik dapat membuka jenjang pendidikan magister (S2) sebagai bentuk penguatan akademik dan pengembangan keilmuan. Keberadaan S2 Ilmu Politik dinilai sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja, karena pendidikan lanjutan tidak hanya meningkatkan kompetensi profesional, tetapi juga memperluas peluang karir. Dengan adanya program magister di bidang Ilmu Politik, para alumni yakin kualitas lulusan akan semakin unggul dan mampu berkontribusi lebih luas di berbagai sektor.
Written By: Ilma Nur Maulani (Sos’24)


