Manajemen Strategis Pelatihan Kompetensi di UPTD BLK Kabupaten Bekasi untuk Daya Saing Tenaga Kerja
Keywords:
Kata Kunci: Manajemen Strategis, Pelatihan Berbasis Kompetensi, Pendidikan Vokasional, Pengembangan Tenaga Kerja, Kebijakan PublikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen
strategis dalam pelaksanaan program pelatihan berbasis
kompetensi yang dijalankan oleh Unit Pelaksana Teknis
Daerah Balai Latihan Kerja (UPTD BLK) Kabupaten Bekasi.
Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan
teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
implementasi pelatihan mencakup perencanaan strategis,
pengelolaan sumber daya yang efektif, serta kerja sama
dengan sektor industri. Namun, masih terdapat tantangan
dalam mengoptimalkan hasil pelatihan dan kesesuaian
kompetensi dengan kebutuhan pasar kerja. Temuan ini
menegaskan pentingnya pelaksanaan strategi yang tepat
untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja industri di
tingkat daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
keberhasilan pelatihan kerja tidak hanya ditentukan oleh desain kurikulum, tetapi juga oleh bagaimana strategi
dijalankan dan dievaluasi secara menyeluruh dalam institusi.
References
Badan Nasional Sertifikasi Profesi. (2019). Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Jakarta: BNSP.
Dessler, G. (2020). Human Resource Management (16th ed.). Pearson Education.
Hasibuan, M. S. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara. Kementerian Ketenagakerjaan RI. (2022). Laporan Kinerja Pelatihan dan Produktivitas
Tenaga Kerja. Jakarta: Kemenaker.
Komariyah, E. (2020). Evaluasi Program Pelatihan Kerja di BLK dalam Meningkatkan Kompetensi Tenaga Kerja. Jurnal Manajemen Pelatihan, 8(1), 45–56. https://doi.org/10.xxxxxx/jmp.v8i1.45
Lubis, M., & Siregar, R. (2021). Implementasi Pelatihan Berbasis Kompetensi di Balai Latihan Kerja. Jurnal Administrasi Publik, 12(2), 132–140.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldan˜a, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Munizu, M. (2020). Pengaruh Pelatihan Terhadap Kinerja Tenaga Kerja Industri. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 5(3), 110–120.
Permana, D. (2021). Kolaborasi BLK dan Industri dalam Meningkatkan Daya Saing Tenaga Kerja. Jurnal Vokasi dan Teknologi, 4(1), 22–29.
Porter, M. E. (1990). The Competitive Advantage of Nations. New York: Free Press.
Rivai, V. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sutrisno, E. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana Prenada Media
Group.
Wibowo. (2021). Manajemen Kinerja. Jakarta: Rajawali Pers.
Arifin, Z. (2018). Evaluasi Program Pelatihan: Prinsip, Pendekatan, dan Prosedur.
Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suryadi, A., & Rachmawati, R. (2021). Sinergi Lembaga Pelatihan dan Industri dalam Menyerap Tenaga Kerja Lokal. Jurnal Pengembangan Sumber Daya Manusia, 9(1), 12–22. https://doi.org/10.31289/jpsdm.v9i1.5456
Fitriyani, D., & Hidayat, R. (2020). Analisis Dampak Pelatihan Terhadap Kesiapan Kerja Peserta BLK. Jurnal Vokasi dan Pelatihan, 3(2), 99–108. https://doi.org/10.26740/jvp.v3n2.p99-108
Prasetyo, A., & Fauziah, L. (2022). Transformasi Digital dalam Evaluasi Pelatihan Kerja di BLK Daerah. Jurnal Inovasi Pelatihan, 5(1), 41–50. https://doi.org/10.21111/jip.v5i1.7378
Sutopo, H. B. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif: Dasar Teori dan Terapannya dalam Penelitian. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Press.


