Efektivitas Pelayanan Publik Melalui Aplikasi Mobile JKN di BPJS Kesehatan Bandung
Keywords:
efektivitas pelayanan publik, Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan, Layanan Kesehatan DigitalAbstract
Layanan kesehatan publik di Indonesia masih menghadapi sejumlah hambatan yang membatasi akses masyarakat terhadap pelayanan yang cepat dan efisien. Aplikasi Mobile JKN yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan merupakan salah satu solusi berbasis teknologi digital yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas layanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana aplikasi ini efektif dalam memberikan layanan kepada peserta BPJS di wilayah Kantor Cabang Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam terhadap pengguna aplikasi serta petugas BPJS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini telah membantu meningkatkan kemudahan akses informasi dan proses administrasi layanan kesehatan. Namun, kendala seperti kurangnya literasi digital di kalangan lansia serta keterbatasan pemahaman teknis masih menjadi tantangan. Dengan demikian, diperlukan penguatan strategi edukasi dan peningkatan kualitas fitur aplikasi agar layanan publik digital ini dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata dan efektif.
References
Abdillah, F. H., Apriyanti, I., Kawthar, & Engkus. (2023). Inovasi Pelayanan Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) Bagi Usaha Mikro Kecil Pada LP3H UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 10, 3–11.
Adzania, S. (2024). Pemanfaatan Aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN ) Dalam Pelayanan BPJS Kesehatan Kota Makassar.
BPJS Kesehatan. (2022). Kelebihan dan Kemudahan Aplikasi Mobile JKN. Putatgede. https://putatgede.kendalkab.go.id/kabardetail/VmNLVEtiMzAvTnIrS2E2RlJuTzFIQT09/bpjs---kelebihan-dan-kemudahan-aplikasi-mobile-jkn.html
Engkus, Japa, E. A., Maulida, F. A., Nugraha, H. W., & Tarisman, I. (2024). Inovasi Pelayanan Publik Sektor Ekonomi Pada Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Cibiru Wetan Kabupaten Bandung. Jurnal Governansi, 10(1), 77–86. https://doi.org/10.30997/jgs.v10i1.11532
Everett M. Rogers. (1969). Diffusion of Innovations. Free Press.
Febriansyah, M. (2024). Inovasi Pelayanan Kesehatan Mobile JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Bantaeng.
Muharam, R. S. (2019). Inovasi Pelayanan Publik Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 Di Kota Bandung. Decision: Jurnal Administrasi Publik, 1(01), 39. https://doi.org/10.23969/decision.v1i01.1401
Prasetyo, B. (2018). Problematika Pelayanan Kesehatan di Indonesia. Gadjah Mada University Press.
Rahman, A., & Santoso, B. (2022). Peran Teknologi Imformasi Dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Agama Islam. Jurnal Teknologi Kesehatan, 10(2), 98–110.
Robbins. (1994). Teori Organisasi, Struktur, Desain dan Aplikasi. Arcan.
Solechan. (2019). Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Administrative Law and Governance Journal, 2(4), 686–696. https://doi.org/10.14710/alj.v2i4.686-696
Widiastusi, I. (2019). Pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Di Jawa Barat. Jurnal Administrasi Publik, 11(1), 94.
Yulia, C. (2010). Bahan Ajar Bab I Kesehatan dan Ilmu Penyakit. 3/25/2010, 1–2. http://file.upi.edu/Direktori/FPTK/JUR._PEND._KESEJAHTERAAN_KELUARGA/195909281985032-SRI_SUBEKTI/bahan_ajar_BAB_I_kes_n_ilmu_penyakit.pdf


