Analisis Administrasi Kunjungan di LPKA Kelas II Bandung: Implementasi dan Tantangan dalam Layanan Publik

Authors

  • Destiyana Salsabila Rizqia Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Author

Keywords:

Administrasi Kunjungan , LPKA, Sistem database pemasyarakatan, kualitas pelayanan publik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses administrasi kunjungan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung, serta mengidentifikasi tantangan dan solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun LPKA telah menerapkan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) untuk mendigitalisasi proses administrasi kunjungan, keterbatasan jumlah petugas administrasi menjadi kendala utama. Kondisi ini berdampak pada lamanya waktu tunggu pengunjung, ketidakakuratan pencatatan data, dan minimnya evaluasi berkala. Analisis menggunakan teori kualitas pelayanan publik Zeithaml, Berry, dan Parasuraman (dalam Wirawan, 2019) memperlihatkan bahwa aspek responsiveness dan reliability belum optimal akibat kurangnya sumber daya manusia. Oleh karena itu, direkomendasikan agar LPKA Kelas II Bandung meningkatkan jumlah petugas, mengadakan pelatihan teknologi, serta menerapkan inovasi pelayanan publik seperti sistem antrean elektronik dan pendaftaran kunjungan daring. Langkah-langkah ini diharapkan mampu mempercepat proses administrasi, meningkatkan kepuasan pengunjung, serta memperkuat dukungan emosional bagi anak binaan.

References

Anindi, D. A. P. S., Suryana, K. D., & Mahadewi, I. G. A. I. L. (2023). Pemenuhan hak layanan kunjungan narapidana pada era normal baru di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Kerobokan. Public Sphare: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum, 2(1), 27–39. https://doi.org/10.59818/jps.v2i1.610

Buntuang, R. F. V. (2020). Kualitas pelayanan kunjungan berbasis sistem database pemasyarakatan.

Justitia: Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora, 7(3), 458–466.

Nasution, H. A., & Sujatmiko. (2020). Layanan kunjungan warga binaan pemasyarakatan berbasis teknologi informasi (studi di Lembaga Pemasyarakatan Klas II Narkotika Jakarta). Proceeding: Call for Paper National Conference for Law Studies, 832–835.

Ngatiqoh, S. (2020). Implementasi pelayanan kunjungan berbasis information technology (IT) di Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar. Empati: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 9(1), 88–

https://doi.org/10.15408/empati.v9i1.14895

Nugroho, A., & Setyawan, A. (2019). Aplikasi manajemen pelayanan kunjungan berbasis web pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Serang. Jurnal Sistem Informasi, 6(2), 115–120.

Ompu Jainah, Z., Maulana, I., & Kurniawan, A. (2023). Analisis implementasi keterbukaan informasi publik di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunung Sugih. Maleo Law Journal, 7(2), 188– 191.

Prihati, N., et al. (2022). Inovasi pelayanan kunjungan anak didik Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II Pekanbaru pada saat Covid-19. Jurnal Niara, 15(2), 368–378.

Putra, B. M., et al. (2018). Analisis pelayanan pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Batam. Jurnal Dialektika Publik, 3(1).

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Widodo, S. (2017). Implementasi pelayanan pengunjung di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kota Blitar. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Administrasi Negara, 2(1), 57–58.

Wirawan, R. (2019). Kualitas pelayanan publik: Studi pada lembaga pemasyarakatan di Indonesia.

Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 8(2), 120–130.

Downloads

Published

2025-12-24