Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sampah Di Kabupaten Cianjur

Authors

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan collaborative 
governance dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Cianjur 
menggunakan kerangka analisis Ansell dan Gash (2008) yang mencakup 
empat dimensi: kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan 
fasilitatif, dan proses kolaborasi. Metode yang digunakan adalah studi 
literatur dengan pendekatan kualitatif berbasis data sekunder. Hasil 
penelitian menunjukkan bahwa collaborative governance di Kabupaten 
Cianjur berada pada fase perkembangan awal, ditandai oleh kerangka 
regulasi yang semakin kuat meliputi Perda No. 6 Tahun 2021, Perda No. 
10 Tahun 2025, dan RISPS yang disahkan melalui Perbup No. 26 Tahun 
2024 namun masih terdapat kesenjangan signifikan antara regulasi dan 
implementasi. Program ISWMP yang didukung Bank Dunia berhasil 
mendemonstrasikan kolaborasi multipihak di Kelurahan Sawahgede yang 
menghasilkan rata-rata 49–52 kg sampah organik terpilah per hari dari 
satu RT. Penelitian menyimpulkan bahwa efektivitas kolaborasi sangat 
ditentukan oleh kepercayaan antaraktor, kepemimpinan fasilitatif lokal, 
dan replikasi program secara sistematis ke seluruh wilayah kabupaten. 

Downloads

Published

2026-09-15