Peluang Integrasi Ekoteologi Dalam Kebijakan Lingkungan Untuk Mitigasi Bencana Di Balai Diklat Keagamaan Bandung
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis peluang integrasi
ekoteologi dalam kebijakan lingkungan untuk mitigasi bencana di Balai
Diklat Keagamaan (BDK) Bandung. Metode yang digunakan adalah
pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan wawancara
pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai
ekoteologi (tauhid, amanah, mizan, dan larangan kerusakan) dalam
kebijakan lingkungan berpotensi memperkuat kesadaran lingkungan dan
mendukung pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat.
Implementasi kebijakan ekoteologi di BDK Bandung saat ini masih berada
pada tahap awal melalui kegiatan penghijauan lingkungan kantor dan
belum terintegrasi secara khusus dengan program mitigasi bencana.
Namun demikian, terdapat peluang untuk mengintegrasikan nilai-nilai
ekoteologi ke dalam program diklat penyuluh agama dan guru madrasah
melalui Kurikulum Berbasis Cinta. Integrasi tersebut berpotensi
mendukung penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi
ancaman bencana secara berkelanjutan.
