Bantu Korban Banjir Karawang, Muzaky Achmad: Kami Terpanggil untuk Bantu Saudara-saudara di Sana

POTENSI BISNIS – Bencana alam banjir yang melanda Karawang dan sekitarnya sejak beberapa hari terakhir semakin meluas. Bahkan, perlu diketahui sekitar 14.340 rumah di 33 desa terendam banjir Karawang tersebut.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir Karawang terjadi akibat curah hujan tinggi dan meluapnya sungai yang menyebar ke-15 kecamatan hingga Minggu, 21 Februari 2021 kemarin.

Atas kejadian tersebut, pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FISIP Kabinet Trisakti, UIN Sunan Gunung Djati Bandung terpanggil untuk melakukan aksi sosial untuk membantu saudara kami di sana. Sehingga, DEMA FISIP ini melakukan penggalangan dana, yang diikuti setiap komunitas ruang lingkup Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik tersebut.

Ketua Umum DEMA Kabinet Trisakti FISIP, Muzaky Achmad Khatami mengatakan, pihaknya melakukan aksi sosial pengumpulan dana selama tiga hari. “Terhitung sejak 15-17 Februari 2021. Lokasi tesebar di Persimpangan Jalan Soekarno Hatta, Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung,” kata Muzaki saat dikonfirmasi setelah melakukan penggalan dana itu, pada Senin, 22 Februari 2021. Bahkan dirinya mengaku, jika aksi sosial penggalan dana dilakukan mulai dari pagi hingga sore hari selama tiga hari.

Muzaki juga menyebutkan, semua dana yang terkumpul tersebut kemudian didistribusikan ke lokasi terdampak banjir Karawang tersebut.

“Disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, untuk lokasi pendistribusian bantaun pun berada di Perumahan BMI Cikampek, Kabupaten Karawang,” kata dia.

Selanjutnya, Muzaki menerangkan, bahwa pihaknya pun bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk mendistribusikan bantuan agar tepat sasaran.

Saat dirinya datang ke lokasi, kata Muzaki, lebih awal pihaknya mendatangi tokoh masyarakat di wilayah Perumahan BMI tersebut.

“Alhamdulillah, saat kami datang ke sana diapresiasi atas kegiatan aksi sosial kami. Bantuan yang kami bawa pun langsung diterima serta kami diajak untuk mendistribusikan secara langsung ke masyarakat terdampak banjir,” ujarnya. Bantuan itu, dikatakannya, didistribusikan menyasar kebutuhan anak-anak.

“Di antaranya, baju ganti, makanan pokok, alat tulis, beserta keperluan sekolah dan aneka sejumlah camilan (makan ringan),” ujarnya. Muzaki mengatakan, karena memang kebutuhan tersebut belum memadai dan terpenuhi.

“Diharapkan bantuan yang diberikan bisa membantu anak-anak dilokasi terdampak banjir Karawang tersebut. Kemudian mereka bisa tetap belajar walaupun di tengah banjir dan pandemi,” kata Muzaki. Sebagai informasi, beberapa sungai di Karawang meluap di antaranya Citarum, Cibeet, Cikaranggelam, Cikareteg, dan Sungai Cilamaya. Data itu diperoleh sebanyak 14.754 KK atau 52.527 jiwa di Karawang dilaporkan terdampak banjir. Sementara jumlah warga yang kini mengungsi mencapai 3.393 KK atau 19.092 jiwa.

Pelaksana Harian Bupati Karawang Acep Jamhuri mengatakan, saat ini banjir semakin meluas hingga merendam 33 desa di 15 kecamatan. Ke 15 kecamatan itu yakni Rengasdengklok (enam desa), Telukjambe Barat (tiga desa), Ciampel (satu desa), Pangkalan (satu desa), Cikampek (dua desa), Karawang Barat (lima desa), Tirtamulya (satu desa), serta Kecamatan Jatisari (satu desa). “Banjir juga melanda Kecamatan Telukjambe Timur (dua desa), Banyusari (dua desa), Karawang Timur (satu desa), Cilamaya Wetan (empat desa), Pakisjaya (dua desa), Rawamerta (satu desa), serta Kecamatan Batujaya (satu desa),” ujarnya.***

This website uses cookies and asks your personal data to enhance your browsing experience.